Headlines News :
Home » » Kerja Nyata Menuju Kesejahteraan Masyarakat Sumenep

Kerja Nyata Menuju Kesejahteraan Masyarakat Sumenep

Written By FKP2i on Minggu, Juni 19, 2011 | Minggu, Juni 19, 2011

Sejak dilantik menjadi Bupati Kabupaten Sumenep pada tanggal 25 Oktober 2010, Drs. KH. A. Busyro Karim, Msi. sampai saat ini terus bekerja dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat Sumenep, sebuah kerja nyata melakukan konsolidasi dan pembenahan diberbagai sektor dengan konsep berpikir yang jelas dan sudah pasti mengedepankan pola yang efisien dan efektif serta berdaya guna bagi peningkatan dan kesejahteraan Masyarakat Sumenep.
Pembangunan Sumenep yang berkembang untuk menuju titik Maju dan berkeadilan disegala bidang, adalah sesuatu yang harus dan mutlak diwujudkan demi terciptanya pemerataan pembangunan dan peningkatan derajat kesejahteraaan masyarakat Kabupaten Sumenep yang tentunya dalam mewujudkan hal itu sudah pasti menuntut keberanian, kepiawaiaan, ketelitian, kejelian dan kepemimpinan yang penuh analisa dan perhitungan yang matang untuk mengaplikasikannya, semua hal ini tentunya dimiliki oleh Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim, Msi.
Sumenep dibawah kepemimpinan KH. A. Busyro Karim, Msi. akan terus maju dan berkembang, karena seperti diketahui KH. A. Busyro Karim, Msi. yang dikenal dengan Disiplin, taat azaz, taat aturan serta pemimpin yang pro rakyat ini, dengan ditunjang seabrek pengalamannya, mulai dari pengalaman di Organisasi – organisasi seperti diIPNU, PMII, dan NU. Ketua Partai PKB.
Keberhasilan itulah yang mengantarkan KH. A. Busyro Karim, Msi menjadi Ketua DPRD Kabupaten Sumenep periode 1999 – 1994, kemudian pada masa pemilu 2004 Ia berhasil menjadi Ketua DPRD untuk masa kerja ke dua kalinya. Hal tersebut tentunya merupakan modal yang lebih dari sebuah kata cukup untuk memimpin Sumenep kearah yang lebih baik dari sebelumnya.
Tak kalah lebih penting lagi adalah dukungan dan kemauan dari seluruh masyarakat Kabupaten Pasaman serta terciptanya stabilitas politik dan stabilitas keamanan daerah yang kondusif karena tanpa stabilitas politik dan stabilitas keamanan,mustahil apa yang menjadi tujuan kita bersama akan dapat terwujud dengan baik.
Menurut KH. A. Busyro Karim, Msi yang telah diberi amanah oleh masyarakat Sumenep ini, kita harus tahu apa kelemahan dan kekuatan Kabupaten Pasaman sebagai salah satu landasan untuk menentukan arah kebijakan pembangunan yang akan ditempuh, karena bagi seorang pemimpin yang selama ini kurang baik akan diperbaiki dan yang sudah baik akan kita usahakan untuk ditingkatkan lebih baik, terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep.
Yang tak kalah penting nya adalah, dengan membangun serta memperkuat system karena dengan system yang kuat akan dapat menjadi acuan dan pedoman dalam menjalankan roda Pemerintahan dan pembangunan, karena kalau system lemah dan rusak akan menjadi celah bagi oknum untuk bermain, ibarat permainan tentu ada aturannya, yang jelas didalam pemerintahan tentu aturannya seperti Perda, Keputusan Bupati, instruksi Bupati, edaran dan aturan-aturan yang lebih tinggi lainnya.
Untuk menunjukkan dan membuktikan keberpihakan KH. A. Busyro Karim, Msi pada masyarakat Sumenep sudah terlihat pada penetapan APBD Sumenep Tahun 2011 yang lebih pro rakyat yaitu dimana pada periode sebelumnya (APBD Sumenep Tahun 2010) 30% belanja public dan 70% belanja birokrasi, menurut KH. A. Busyro Karim, Msi ini adalah suatu kelemahan karena belum pro rakyat. Makanya, untuk jangka panjang antara belanja public dengan belanja birokrasi harus ada keseimbangan dan tentunya diaplikasikan secara bertahap makanya diTahun 2011 ini APBD Sumenep terjadi perubahan rasio yang signifikan yang lebih memihak masyarakat alias pro-rakyat dengan rasio belanja public 40% dan belanja birokrasi 60% karena pada dasarnya APBD itu adalah uang rakyat yang harus dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pembangunan,seperti diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 tahun 2011 tentang Bantuan Pembayaran PBB Bagi Keluarga Tidak Mampu, yang mengatur teknis penerima bantuan sosial tersebut. Walaupun Peraturan Bupati yang berkenaan dengan bantuan sosial bagi masyarakat tidak mampu tersebut mengalami berbagai kendala termasuk disoalnya Program tersebut oleh anggota Pansus pada pembahasan RPJPD dan RPJMD DPRD Sumenep.tegas KH. A. Busyro Karim, Msi.
“Untuk mengawal pembangunan itu secara berkelanjutan juga perlu dibentuk karakter dan pendidikan karakter masyarakat yang baik,professional, beretika dan bermartabat sehingga tercipta manusia manusia Sumenep yang handal untuk menjaga dan melanjutkan pembagunan Kabupaten Sumenep yang lebih baik menuju masyarakat Sumenep yang sejahtera adil dan makmur,” .
Bahkan untuk mewujudkan pendidikan karakter telah dicanangkan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) karena membentuk karakter yang berakhlak baik tentunya dimulai dari usia dini, sehingga secara bertahap sesuai dengan tingkatannya masyarakat Sumenep akan mampu berkompetisi dengan baik untuk Sumenep yang lebih maju dengan Visi Pembangunan Sumenep adalah SUPER MANTAP. ( Sumenep Sejahtera, dengan Pemerintahan yang bersih, Mandiri, Agamis, Transparan Adil dan Profesional ).
Dan dalam menjalankan amanah rakyat serta menahkodai Sumenep selama 5 tahun mendatang, KH. A. Busyro Karim, Msi menetapkan beberapa program strategis baik program tahunan maupun program lima tahun kedepan, ada beberapa pilar yang harus dibangun terutama menyangkut prinsip dasar dalam membangun untuk semua sehingga tujuan pembangunan itu betul-betul terwujud makanya dalam rangka memperluas cakupan pembangunan dibidang kesejahteraan masyarakat program program yang pro rakyat terus ditingkatkan.
Share this post :

Poskan Komentar

teruslah berjuang... percayalah bahwa disetiap kesulitan itu ada suatu Kemudahan

 
by : Fen 2013 | email: annieta_10@yahoo.com | Redaksi
Copyright © 2011. FORUM KOMUNIKASI PEMUDA PEDULI INDONESIA - Sukseskan Pemilu 2014
BL FKP2I by Group
To AMOI